Cara Pendaftaran Kartu Pra Kerja 2020 dan Persyaratannya

Pada masa pemilihan umum, Presiden Jokowi yang sewaktu itu menjadi salah satu kandidat calon presiden memberikan janji dalam mengatasi jumlah pengangguran yang teramat banyak di Negeri ini. Janji tersebut berupa tunjangan dan pelatihan kerja untuk masyarakat Indonesia yang kesusahan mencari kerja karena tidak ada skill maupun kesempatan. Dan belum lama ini pak Jokowi merealisasikan janjinya. Lalu bagaimana Cara Pendaftaran Kartu Pra Kerja dan Persyaratannya?

Kartu Pra Kerja telah di luncurkan oleh presiden di tunjukan untuk masyarakat Indonesia yang ingin mencari kerja dan masyarakat yang mendaftar kartu pra kerja nantinya akan di beri internsif selama masa pelatihan. Lalu, bagaimana cara memiliki kartu pra kerja ini? Simak penjelasan lengkap dari Cara Pendaftaran Kartu Pra Kerja dan Persyaratannyayang ada di bawah ini.

Sekilas Tentang Kartu Pra Kerja

Cara Pendaftaran Kartu Pra Kerja 2020 Dan Persyaratannya

Kartu pra kerja adalah program pemerintah terbaru untuk mengatasi jumlah pengangguran yang kian banyak dan selalu bertambah setiap tahunnya. Sebelum ada kejelasan informasi dari pemerintah, banyak orang yang beranggapan bahwa pemerintah akan menggaji pengangguran. Nyatanya tidak seperti itu.

Kalau pemerintah menggaji pengangguran, tentu orang yang sudah kerja dan memeras keringat akan merasa tiada guna. Sebab, mereka sudah lelah bekerja dan bahkan terkadang pekerjaan yang mereka jalani bisa di kategorikan berat. Semisal buruh, kuli bangunan dan masih banyak lagi. Lalu tiba-tiba ada pengangguran yang tidak capek berkerja di gaji? Tentu akan membuahkan kemarahan yang meradang bagi para pekerja tersebut.

Itu hanya bayangan semu orang yang berharap seperti demikian. Kartu pra kerja di hadirkan guna menyiapkan calon pekerja yang unggul dengan di bekali skill bekerja di bidangnya masing-masing. Jadi, anggapan pengangguran akan di gaji sudah di bungkam habis dengan fakta dan prosedur resmi dari kartu pra kerja tersebut.

Sebelum membahas tentang cara mendaftar kartu pra kerja, terlebih dahulu akan kami berikan beberapa informasi yang berkaitan dengan kartu pra kerja tersebut. Awalnya pemerintah telah menyiapkan anggaran APBD sebesar 10 Triliyun untuk mensukseskan program kartu pra kerja tersebut. Rencananya, anggaran sebesar 10 triliyun tersebut akan di alokasikan kepada 2 juta orang di Indonesia yang masih menganggur.

Namun rencana tersebut mengalami perubahan atau revisi. Sekarang pemerintah tengah menyiapkan anggaran sebesar 20 triliyun untuk di alokasikan kepada 5,7 juta orang di Indonesia yang masih nganggur dan belum bekerja. Dengan begitu, bisa di perkirakan untuk setiap satu orang Indonesia yang mendaftar kartu pra kerja akan mendapat intensif sebesar 3,5 juta rupiah.

Presiden kita, Joko Widodo sendiri sudah mengumumkan hal tersebut melalui konferensi pers vitual. Beliau mengatakan, “Dana APBN ini diberikan kepada pencari kerja, pekerja informal yang terkena PHK, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang kehilangan omset usaha karena dampak Virus Corona (Covid-19) dalam bentuk Kartu Pra Kerja”.

Pernyataan presiden Jokowi tersebut juga dibenarkan oleh kementerian kordinator perekonomian, Bapak Airlangga Hartarto, beliau mengatakan bahwa intensif yang akan pemerintah berikan kepada setiap orang yang memegang kartu pra kerja adalah sebesar 3.5 juta rupiah.

Dana intensif yang di terima oleh para pemegang kartu pra kerja akan di alokasikan lagi untuk beberapa keperluan. Rincian pembagian dana kartu pra kerja untuk setiap orang antara lain adalah sebesar 1 juta rupiah di alokasikan untuk pelatihan kerja, 600 ribu rupiah untuk penuntasan pelatihan kerja selama empat bulan dan sebesar 150 ribu rupiah untuk survei kerja.

Beberapa tujuan dari intensif kartu pra kerja yang di gelontorkan pemerintah dengan anggaran sebesar 20 triliyun ini antara lain adalah agar minat dan daya beli masyarakat naik, akan mengurangi beban biaya hidup bagi para pengangguran atau pencari kerja, para pekerja yang di phk, serta pengusaha umk yang mengalami penurunan omzet selama masa pandemi covid 19 berlangsung.

Syarat Penerima Kartu Pra Kerja

Kuota untuk kartu pra kerja sendiri adalah untuk 5,6 juta orang di Indonesia. Sehingga, untuk mendapatkan kartu pra kerja ini kamu perlu memenuhi beberapa syarat yang di tentukan oleh kementerian ketenagakerjaan. Adapun untuk syarat-syarat yang di berlakukan oleh kementerian ketenagakerjaan untuk bisa mendapatkan kartu pra kerja antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Pendaftar kartu pra kerja harus warga negara Indonesia di buktikan dengan memiliki kartu tanda penduduk atau ktp.
  2. Pendaftar kartu pra kerja paling minimal berusia 18 tahun.
  3. Pendaftar kartu pra kerja tidak sedang menempuh pendidikan formal, baik sekolah maupun kuliah.

Itulah tiga syarat utama untuk bisa mendapatkan kartu pra kerja. Jika kamu masuk dalam tiga kriteria syarat diatas, maka selanjutnya kamu tinggal melakukan pendaftaran kartu pra kerja. Lalu, bagaimana cara mendaftar kartu pra kerja?

Prosedur Pendaftaran Kartu Pra Kerja

Berikut ini akan kami berikan ulasan lengkap mengenai prosedur atau cara mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu pra kerja. Simak ulasan artikel yang ada di bawah ini.

  1. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah melakukan pendaftaran atau registrasi. Bisa secara online dengan mengakses laman website www.prakerja.go.id. atau bisa juga secara offline dengan mendatangi balai pelatihan kerja terdekat di daerah mu.
  2. Setelah kamu mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu pra kerja, selanjutnya pemerintah akan menyeleksi siapa saja yang lolos seleksi tersebut dan seleksi dilakukan secara online.
  3. Tahapan berikutnya jika kamu dinyatakan lolos seleksi kartu pra kerja adalah memilih bidang pelatihan vokasi melalui website www.prakerja.go.id tersebut.
  4. Jika sudah, kamu tinggal mengikuti pelatihan yang telah kamu pilih. Pelatihan kerja tersebut bisa di ikuti secara online maupun offline.
  5. Tahapan selanjutnya adalah kamu memberikan ulasan beserta rating terhadap program pemerintah kartu pra kerja tersebut di laman website resminya.
  6. Berikutnya kamu tinggal mengikuti survey keberkerjaan yang tersedia dan nantinya kamu akan mendapatkan sertifikasi telah mengikuti program pemerintah kartu pra kerja tersebut.

Manfaat Kartu Pra Kerja

Cara Pendaftaran Kartu Pra Kerja 2020 Dan Persyaratannya

  1. Memperoleh uang intensif sebesar 3,5 juta rupiah per satu orang.
  2. Mengikuti pelatihan kerja secara online atau offline
  3. Mendapatkan sertifikat pelatihan atau kursus yang bisa digunakan sebagai salah satu dokumen penunjang dalam melamar pekerjaan.
  4. Uang intensif tersebut akan di transfer langsung ke e-wallet kartu pra kerja milik mu selama tiga tahapan pengiriman.

Info Tambahan Tentang Kartu Pra Kerja

 

Ada dua layanan yang di berikan untuk kartu pra kerja, yang pertama adalah skilling dan yang lain adalah re-skilling. Skilling merupakan pelatihan untuk calon pekerja yang baru lulus sekolah atau kuliah. Sedangkan re-skilling adalah pelatihan yang di tunjukan untuk orang yang baru saja mengalami pemecatan atau phk dari tempat bekerja sebelumnya.

Nah itulah ulasan lengkap mengenai kartu pra kerja yang menjadi salah satu program unggulan di masa kepemerintahan presiden Joko Widodo. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

Terimakasih semoga Artikel ini Bermanfaat