BEKERJA DARI RUMAH VERSUS SOLUSI DARI BARANTUM ( CRM & CALL CENTER )

Setiap masalah  yang menyangkut sebuah bisnis, biasanya akan membawa dampak positif  bagi  industri yang lainnya. Inilah yang terjadi pada kondisi bisnis saat ini, dimana pemerintah baik Pusat ataupun Daerah menghimbau untuk melakukan aktivitas ( bekerja dari rumah) akibat serbuan virus corona. Pertanyaannya sekarang adalah, apakah mungkin produktivitas menjadi menurun….jawabnya tentu saja tidak!!

 

Statemen yang sempat di sampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait perlunya dunia usaha melakukan protokoler   bekerja dari rumah.  Memang kondisi ini perlu menjadi perhatian semua pihak, terutama para  pelaku dunia usaha. Kenapa, karena seperti kita tahu penyebaran virus corona begitu pasif, dimana salah satu hal yang bisa di lakukan adalah menghambat penyebarannya dengan  mengurangi kunjungan tempat-tempat yang banyak berkerumun orang banyak.

Kondisi itu pada akhirnya memang di respon cukup baik oleh banyak pihak termasuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dalam sambutannya presiden menghimbau bahwa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona  bisa dilakukan dengan aktivitas dari rumah.

Bukan hanya Presiden yang menyarankan agar  pelaku industri melakukan aktivitas dari rumah. Tetapi respon positif juga di sampaikan  oleh KADIN ( Kamar Dagang dan Industri) Indonesia.  Dalam himbauannya, asosiasi yang menaungi para pelaku bisnis di Indonesia ini memberikan himbauan kepada perusahaan untuk secara sukarela melakukan protokoler dari rumah. Sehingga operasional  usaha bisa di jalankan dari jarak jauh.  Dalam statemennya  yang di sampaikan oleh Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mengatakan Pemerintah lebih baik hanya memberi imbauan terkait penerapan kebijakan work from home atau bekerja dari rumah pada pekerjaan yang bisa dilakukan dari jarak jauh.

Setiap tindakan pasti memiliki konsekuensi, begitu juga dengan himbauan yang telah disampaikan oleh Pejabat Pemerintah  Pusat dan Daerah. Konsekuensi bekerja dari rumah sebenarnya bukan berarti kita mengurangi produktivitas, itu dahulu yang mungkin perlu di tekankan dari perlunya karyawan melakukan aktivitas dari rumah. Karena bagaimanapun juga, jangan sampai kondisinya karena kebijakan  untuk melakukan aktivitas dari rumah, maka produktivitas jadi menurun dan mempengaruhi kinerja perusahaan pada akhirnya.

Jelas hal ini tidak di sarankan, karena fenomena serbuan virus corona ini bukan sepanjang masa. Tetapi sebaliknya, mempertahankan kinerja perusahaan yang tetap baik justru jadi satu hal yang mesti menjadi prioritas utama. Sehingga cara terbaik ketika kondisi WORK FOR HOME mesti di jalankan adalah sebagai berikut :

  • Perusahaan perlu membuat SOP yang jelas bagi semua karyawan dari segala jenis industri. Sehingga masing-masing divisi yang ada dalam sebuah perusahaan tahu standar yang mesti di jalankan sekalipun bekerja dari rumah.
  • Perusahaan mencoba mencari alternatif solusi terbaik dengan memanfaatkan teknologi informasi yang saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi perusahaan.
  • Menjaga konsistensi kerja dengan memaksimalkan tools KPI ( Key Performance Index) sebagai salah satu cara  untuk perusahaan mempertahankan produktivitas karyawan dengan baik.

 

BARANTUM,  TURUN MENDUKUNG KEBIJAKAN “ WORK FOR HOME” DARI PEMERINTAH

Kebijakan yang dibuat oleh  Pemerintah Pusat dan Daerah memang bukan tanpa dasar. Karena seperti data yang disampaikan oleh beberapa pihak. Bahwa saat ini pengguna internet yang ada di Indonesia jika kita mengacu pada range usia penggunanya (16-64tahun). Saat ini berada pada angka 64% atau berjumlah 272,1 juta jiwa.  Dengan melihat angka tersebut, jelas mengindikasikan bahwa pernyataan pemerintah untuk bekerja dari rumah cukup memiliki dasar  yang kuat.

Terlebih jika kita  tahu, dari jumlah 272,1 juta jiwa  itu sendiri, mereka biasa mengakses internet dari beragam alat. Dari mulai mobile phone (96%), smartphone (94%), non smartphone dan mobil phone (21%), laptop dan komputer desktop (66%), table  (23%), konsol game (16%) dan yang memiliki virtual reality device ( 5,1%).  Kesemua itu menunjukkan bahwa memang masyarakat Indonesia cukup familiar dengan beragam peralatan yang memudahkan mereka untuk berkomunikasi atau berinteraksi hingga bekerja  dengan menggunakan internet.

Tinggal masalahnya saat ini tools apa yang cocok dipakai oleh perusahaan agar ketiga kondisi diatas  tetap terjaga dengan baik.  Adalah Barantum, satu perusahaan yang concern dalam penyediaan model  bekerja jarak jauh.  Konsep produknya yang mampu memberikan kemudahan bagi siapapun dan apapun jenis dan model industrinya membuat produk yang saat ini di produksi Barantum mampu dipakai oleh lebih dari 3.000-an user yang berasal  dari lebih  11 jenis industri yang ada di Indonesia.

Ada 2 produk yang saat ini bisa di pilih oleh pelaku industri untuk memaksimalkan karyawannya melakukan aktivitas dari rumah tanpa harus mengurangi produktivitas mereka sebagai karyawan : (1) Barantum Call Center : Ini adalah sebuah alat  komunikasi yang biasanya di gunakan oleh Divisi Customer Service.  Namun jangan salah, sebenarnya Barantum Call Center juga mampu diaplikasikan pada semua industri dan semua bidang/ divisi yang ada di perusahaan agar bisa tetap bekerja dengan baik.

Ada beberapa keunggulan yang bisa dijadikan acuan kenapa perusahaan bisa menggunakan Barantum Call Center ketika opsi WORK  FOR HOME  jadi dilaksanakan. (1) Sistem Call Center ini bisa menggunakan alat seperti Laptop atau PC, sekalipun tetap jaringan internet perlu ada  (2) Call Center Barantum memiliki harga per detiknya yang lebih murah dibandingkan dengan penggunaan jaringan  telekomunikasi lainnya. (3 CallCenter  Barantum sendiri memiliki fitur-fitur yang bisa membuat  pihak Manajemen melakukan penilaian terhadap karyawannya.

(2) Barantum CRM : Mungkin inilah tools  yang penting  untuk di aplikasikan pada perusahaan. Bisa di aplikasikan pada Handphone hingga PC. Kesemuanya tetap mampu digunakan dengan baik oleh  para user  agar bisa menjalankan  tugas-tugas kantor dengan baik. Hampir sama dengan Call Center, di CRM itu sendiri juga  terdapat beberapa vitur yang mampu di optimalkan oleh karyawan agar manajemen bisa melihat kinerja setiap karyawannya dengan cukup baik.

 

BARANTUM (CALL CENTER & CRM), MAMPU MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN

Dengan kedua produk Barantum yang bisa di aplikasikan pada semua jenis perusahaan dan industri. Maka sejatinya ada beberapa hal menarik yang bisa di peroleh perusahaan agar produktivitas seluruh karyawan tetap terjaga dengan baik dan mampu di tingkatkan.

  • Call Center dan CRM Barantum, memiliki fitur-fitur yang mampu mengoptimalkan kerja para karyawan sekalipun mereka bekerja dari rumah.
  • Call Center dan CRM Barantum, memiliki form KPI ( Key Perfprmance Index) sehingga manajemen lebih fair dalam melakukan penilaian kepada seluruh stafnya.
  • Call Center dan CRM Barantum, mampu memberikan  beragam form laporan yang akan membuat manajemen  lebih mudah dalam melakukan penilaian terhadap kinerja tiap divisinya.

Dengan semua yang telah di jelaskan diatas, pada akhirnya pelaku industri tidak perlu khawatir, ketika himbauan pemerintah akan benar-benar di jalankan dan harus di jalankan oleh pelaku bisnis. Karena selain mereka bisa lebih tenang karena meminimalkan terjadinya serangan virus corona, mereka pun  bisa memaksimalkan komunikasi dengan anak-anaknya.  Karena kerja dari rumah   iu bukan sekedar bekerja semata, tetapi kita bisa memaksimalkan komunikasi dengan keluarga pada khususnya dan customer pada umumnya. Sehingga harapannya produktivitas tetap terjaga dan bonusnya keluargapun bisa kita jaga agar bisa terhindar dari serangan  virus corona.